admin Abu Arsy al-Indunisy

Hadits Larangan Marah dan Dampak Buruknya

8 min read

Hadits Larangan Marah

DIARYISLAM.COM – Islam adalah agama yang mengatur banyak hal. Hampir semua aspek kehidupan diatur oleh agama yang sempurna ini. Aturan yang ada dalam Islam apabila dilakukan dengan baik maka akan benar-benar mampu membantu memudahkan perjalanan hidup setiap manusia. Selain itu perlu juga kita memahami beberapa hadits larangan marah dan dampak buruknya bagi tubuh yang perlu kita ketahui.

Sebagai seorang manusia kita dianugrahi dengan berbagai macam sifat. Salah satu sifat alamiah manusia adalah rasa marah. Namun kita sebagai umat Islam juga perlu mengetahui bahwa marah adalah salah satu sifat yang dilarang. Seseorang akan merasa marah apabila mengalami atau melihat hal-hal yang tidak diinginkan.

Rasa marah memang sesuatu yang sangat wajar namun apabila diluapkan secara berlebihan dan tanpa kontrol maka marah akan memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi kehidupan kita pribadi ataupun orang lain.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berpesan kepada umatnya untuk menghindari sifat pemarah. Bahkan dalam sebuah Hadits larangan marah Rasulullah memberikan pesan yang besar kepada sahabatnya. Pesan tersebut sangat sederhana namun ternyata memiliki makna yang sangat dalam.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, seorang lelaki berkata kepada Rasulullah , ‘Berilah aku wasiat.’ Kemudian Beliau menjawab, ‘Janganlah engkau marah.’ Lelaki itu mengulang – ngulang permintaannya, (namun) Nabi (selalu) menjawab, ‘Janganlah engkau marah’” (HR. Bukhari).

Dampak Marah Berlebihan

Ada banyak sekali contoh orang-orang yang akhirnya menyesal karena sudah melampiaskan kemarahan secara berlebihan. Beberapa dampak negatif dari marah secara berlebihan, antara lain seperti :

Hadits Larangan Marah yang Perlu Kita Ketahui
Hadist Larangan Marah yang Perlu Kita Ketahui

1. Merusak Kesehatan

Dampak negatif marah secara berlebihan yang pertama adalah dapat menyebabkan kerusakan pada ada tubuh. Ketika seseorang sedang marah maka tubuh akan memproduksi hormon yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan.

Banyak sekali jenis penyakit yang dapat muncul pada orang yang sering marah.Beberapa contoh penyakit yang sering muncul akibat marah-marah yang berlebihan antara lain seperti darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung, stroke, sakit kepala, asam lambung, dan berbagai macam penyakit berbahaya lainnya.

Penyakit-penyakit ini sangatlah berbahaya. Apabila anda sering marah-marah maka akan lebih mudah mengalami atau beresiko terkena penyakit tersebut. Hal ini bukanlah isapan jempol semata, namun sudah ada banyak penelitian yang membuktikan jika ketidakmampuan diri dalam mengontrol emosi sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh.

2. Menyakiti Diri Sendiri

Islam telah memberikan rambu-rambu kepada setiap manusia untuk menghindari sifat mudah marah. Orang yang mudah marah merupakan orang yang lemah karena tidak bisa mengontrol diri sendiri. Ketika seseorang marah maka biasanya akan cenderung melakukan hal-hal yang membahayakan contohnya seperti menyakiti diri sendiri.

Jika ada seseorang yang marah kepada orang lain, seringkali orang tersebut berusaha melampiaskan kemarahan dengan menyakiti orang lain. Namun ada juga orang yang justru lebih senang menyakiti diri sendiri seperti memukul-mukul kepala, menjambak rambut, dan hal-hal lain yang bersifat menyakiti diri sendiri.

Ketika marah memang seseorang yang berusaha agar bisa meluapkan emosinya. Namun sebenarnya setelah melampiaskan kekesalan justru yang terjadi adalah penyesalan. Pihak yang paling dirugikan adalah diri sendiri. Padahal jika mampu mengontrol diri maka masalah akan dapat diselesaikan dengan baik.

3. Dapat Merusak Barang

Kecenderungan orang yang marah dan tidak bisa mengontrol diri adalah merusak barang-barang yang ada di sekitarnya. Di luar negeri terdapat jasa sewa ruangan untuk melampiaskan kemarahan. Orang-orang yang menyewa ruangan tersebut bisa melampiaskan kemarahan dengan merusak barang-barang yang ada di sekitarnya.

Bagi kita yang berada di Indonesia melampiaskan kemarahan dengan cara tersebut justru akan mengakibatkan kerugian yang besar. Tidak ada tempat untuk melampiaskan kemarahan yang bisa kita sewa. Jikalaupun ada tempat seperti itu justru dapat menyebabkan diri semakin tidak mampu mengontrol emosi.

Hadits larangan marah memiliki makna yang begitu dalam karena Allah sudah sangat mengetahui bagaimana kerugian yang akan dialami oleh seseorang jika mudah sekali marah.

4. Dijauhi Orang

Hadits larangan marah bukan hanya membuat kita semakin sadar bahwa marah yang berlebihan tidak akan ada manfaatnya. Justru sifat pemarah menyebabkan seseorang dijauhi oleh orang-orang yang ada disekitar. Tidak ada seseorang yang ingin dekat-dekat dengan orang yang pemarah.

Selain tidak nyaman untuk diajak berteman juga bisa membuat seseorang merasa sakit hati. Bagaimana tidak? Seseorang yang pemarah biasanya sedikit-sedikit akan merasa tersinggung padahal orang lain tidak bermaksud untuk menyakiti.

Berbeda dengan orang-orang yang sabar dan tidak mudah marah. Mereka sangat mudah berteman dengan siapa saja karena orang-orang merasa nyaman di dekatnya.Jadi jika anda masih suka marah-marah cobalah lihat di sekeliling apakah orang-orang merasa nyaman ketika di dekat anda atau justru banyak yang menjauhi. Hal ini bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua.

5. Semakin Tidak Bisa Mengontrol Diri

Orang yang mudah marah dan sering melampiaskan kemarahan secara berlebihan cenderung lebih sulit untuk mengontrol diri. Bagi seorang muslim,sifat pemarah jangan sampai dipelihara.

Rasulullah sudah mencontohkan tentang bagaimana cara untuk mengatasi rasa marah. Ketika Rasulullah sedang marah maka biasanya beliau akan membaca taawud atau mengambil air wudhu. Air wudu dapat membantu mendinginkan tubuh. Amarah diibaratkan seperti api yang membara sehingga hanya bisa padam jika terkena air wudhu.

Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk meredam amarah apabila dua cara tersebut belum berhasil adalah dengan duduk jika marah saat sedang berdiri. Apabila anda marah dalam kondisi duduk maka sebaiknya berbaring. Dan apabila saat berbaring masih juga belum reda sebaiknya segera ambil wudhu dan lakukanlah salat.

Dalam sebuah ayat al-qur’an Allah telah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (Q.S. AL Baqarah ayat 153).

Orang yang beriman tidak akan kesulitan untuk mengatasi rasa marah karena Rasulullah sudah mencontohkan dengan sangat sempurna. Kita hanya perlu mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh Rasulullah. Merenungi hadits larangan marah juga sangatlah penting agar kita selamat dalam menjalani kehidupan di dunia dan di akhirat.

Hadits Larangan Marah Beserta Dampak Buruknya
Emosi sangat berpengaruh terhadap kesehatan

6. Menyebabkan Perbuatan Kriminal

Orang yang pemarah sangatlah mudah tersulut emosinya. Sangat berbahaya bagi orang yang tidak beriman apabila tidak mampu mengontrol amarah.

Banyak orang yang akhirnya melakukan perbuatan kriminal hanya karena merasa marah dengan seseorang. Kita bisa melihat banyak sekali perbuatan jahat yang hanya didasari karena rasa marah.

Orang bisa tega untuk membunuh atau melukai seseorang karena merasa sakit hati. Jadi penting sekali bagi kita untuk benar-benar menjauhi sifat pemarah.

7. Wajah Terlihat Suram

Dampak buruk lain yang akan didapatkan oleh orang yang mudah marah adalah memiliki wajah yang suram. Orang yang sering marah-marah bentuk wajahnya tentu akan terlihat seperti orang yang tidak nyaman.Anda bisa membuktikan sendiri dengan melihat kepada siapa saja yang memang memiliki hobi marah-marah. Selain melihat kepada orang lain kita juga perlu untuk melihat pada diri kita sendiri apakah kita termasuk orang yang pemarah atau bukan.

Orang yang pemarah sering disebut juga dengan orang tempramen. Masalah sekecil apapun bisa memancing kemarahan sehingga cahaya wajah yang seharusnya dimiliki oleh orang beriman tidak terpancar. Apabila kita ingin memiliki wajah yang tenang dan sejuk sebaiknya menjaga hati agar terhindar dari sifat-sifat tercela serta selalu berusaha sabar.

8. Jauh Dari Ketenangan

Hadits larangan marah menjadi pengingat bagi setiap manusia bahwa sifat tersebut bukanlah sifat yang terpuji. Pemarah juga bukan merupakan sifat dari orang-orang soleh. Orang yang mudah tersulut emosinya adalah mereka yang tidak memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola emosi.

Betapa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah orang yang sangat sabar. Meskipun Rasulullah banyak mengalami masalah dalam menyampaikan dakwah namun Rasulullah tetap selalu mengutamakan kesabaran.

Banyak sekali orang kafir yang melakukan fitnah kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Akan tetapi Rasulullah justru membalas perbuatan mereka dengan kebaikan.

Sifat sabar mampu menjadikan hati terasa lebih tenang. Sedangkan sifat yang pemarah akan menyebabkan hati terus merasa gelisah dan bergemuruh. Tidak ada manfaatnya dari pemarah selain memunculkan sifat buruk yang lainnya. Orang yang mudah tersulut emosi biasanya juga memiliki sifat pendendam, dengki, terburu-buru dan lain sebagainya.

Apabila kita ingin merasakan hidup yang penuh dengan ketenangan sebaiknya berusahalah untuk selalu sabar. Mungkin kita memang sulit untuk menahan marah apalagi jika ada orang yang menzalimi. Satu hal yang harus kita ingat bahwa Allah selalu membalas apa yang diperbuat oleh manusia. Jadi apabila ada seseorang yang menzalimi, kita tidak perlu susah payah untuk membalasnya karena Allah pasti akan membalasnya.

9. Mudah Dipengaruhi Setan

Dalam sebuah hadits larangan marah juga disebutkan bahwa orang yang pemarah mudah dipengaruhi oleh setan.

“Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Kita sudah tahu bahwa menahan emosi memang membutuhkan usaha yang besar. Namun apabila seseorang sudah terbiasa mampu mengontrol emosi, selanjutnya tidak akan kesulitan untuk menata hati. Orang yang kuat adalah mereka yang mampu mengendalikan diri serta tidak mudah terbawa hawa nafsu.

Setan sangat menyukai orang-orang yang yang mudah terbakar dan emosi. Mereka mengambil kesempatan untuk menjerumuskan manusia ketika sedang dalam kondisi marah. Tidak heran jika mereka yang tidak bisa menahan emosi sering melakukan perbuatan yang tercela. Hingga akhirnya menyebabkan penyesalan yang tiada akhirnya. Kita tentu tidak ingin mengalami hal tersebut. Untuk menghindari penyesalan sebaiknya kita mampu selalu mengutamakan rasa sabar.

10. Jauh Dari Hidayah

Hal buruk lain yang bisa terjadi ketika seseorang yang tidak bisa mengendalikan amarah adalah menyebabkan diri jauh dari hidayah Allah. Kita sudah sering mendengar tentang sebuah ayat yang menyebutkan bahwa Allah bersama dengan orang-orang yang sabar. Mereka yang mampu menahan amarah adalah orang yang dekat dengan Allah sehingga hidayah juga lebih mudah menghampiri.

Apabila kita mengaku mencintai Allah tentu tidak ingin melakukan hal-hal yang dapat menjauhkan diri dariNya. Allah telah memberikan peringatan dengan sangat jelas. Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga sudah memberikan contoh bagaimana cara untuk mengendalikan amarah.

Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk membiasakan marah secara berlebihan. Ada beberapa tips menarik yang bisa anda lakukan selain mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam agar lebih mudah dalam mengontrol emosi.

Hadits Larangan Marah Beserta Dampak Buruknya
Menghindari sifat mudah marah

Tips Meredakan Marah yang Menarik

Di zaman sekarang kita memang sangat mudah menemukan berbagai macam informasi termasuk bagaimana cara untuk mengalihkan amarah bisa lebih sabar.

Apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah contoh yang terbaik. Namun tidak ada salahnya jika kita mencoba untuk melakukan hal-hal lain yang bisa mengalihkan emosi kita sehingga bisa lebih dingin.

Berikut ini adalah beberapa tips menarik yang bisa anda lakukan :

1. Makan Makanan yang Memperbaiki Mood

Agar kita bisa mengikuti hadits larangan marah dengan lebih efektif agar kita bisa mencoba untuk mengalihkan emosi kita kepada hal-hal yang lebih positif. Makan makanan yang dapat memperbaiki mood bisa anda lakukan. Ada banyak contoh makanan yang baik untuk membantu mengatasi emosi yang tidak menentu misalnya saja seperti buah pisang, coklat, sup hangat, ice cream dan lain sebagainya.

2. Diam dan Merenung

Cara lain yang juga tidak kalah efektif untuk meredakan marah adalah dengan diam. Bagi orang yang sadar jika efek melampiaskan amarah secara berlebihan sangatlah buruk maka akan lebih memilih untuk diam.

Diam bukan berarti mengalah atau tidak melakukan apa-apa namun diam memiliki arti yang sangat besar. Ketika anda memutuskan untuk diam maka ada memiliki banyak waktu untuk berpikir lebih jernih. Sehingga tindakan yang anda lakukan tidak akan menyebabkan penyesalan.

3. Mendengarkan Lagu Religi

Tips berikutnya yakni mendengarkan lagu religi atau murotal. Dibandingkan melampiaskan amarah dengan hal-hal yang tidak bermanfaat akan lebih baik jika anda mendengarkan lagu religi atau murottal dari smartphone. Ketika kita mendengarkan lagu-lagu yang menyejukkan megah akan lebih mudah untuk menenangkan hati. Mendengarkan lagu religi atau murottal juga mampu menyejukkan hati. Selain itu juga bisa membantu kita untuk lebih mengingat Allah.

4. Banyak-banyak Beristighfar

Tips lainnya yang tidak boleh dilewatkan Apabila kita sedang marah adalah mengelus dada sambil mengucapkan banyak istighfar. Istiqfar memiliki manfaat yang sangat luar biasa, selain menjadi bacaan yang mampu menggugurkan dosa juga dapat membantu kita untuk keluar dari masalah yang sedang dihadapi.

5. Melihat Pemandangan yang Bagus

Berdasarkan hadits larangan marah tentu kita sudah tahu bahwa orang yang mampu menahan amarah akan mendapatkan pahala yang besar yakni surganya Allah. Supaya kita bisa lebih mudah dalam menahan amarah kita dapat mencoba untuk mengalihkan emosi yang meluap-luap dengan melihat pemandangan yang indah.

Apabila kita sedang marah di dalam sebuah ruangan cobalah untuk keluar dan hiruplah udara segar sedalam-dalamnya sambil melihat luasnya langit biru. Disana akan terlihat betapa Allah maha besar sehingga kita harus yakin bahwa Allah akan selalu menolong hambanya yang sabar.

6. Mengingat-ingat Nikmat Allah

Selanjutnya apabila kita ingin lebih sabar maka cobalah untuk berusaha mengingat-ingat nikmat Allah. Sembari merenung atau sambil salat kita bisa mengingat kembali bertanya begitu banyak kasih sayang yang telah Allah berikan kepada kita. Masalah yang kita hadapi hanyalah sebagai ujian. Apabila kita mampu melewati setiap ujian dengan penuh kesabaran, insya Allah kita akan semakin dekat dengan apa yang Allah janjikan.

Menyendiri adalah cara untuk mengatasi rasa marah

7. Mengingat-ingat Sifat-sifat Allah

Ketika sedang marah akan lebih baik jika kita diam dan mengingat-ingat sifat-sifat Allah. Marah adalah termasuk hasutan setan. Allah tidak menyukai orang-orang yang mudah marah.

Kita juga harus ingat bahwa Allah maha Pengasih lagi maha Penyayang. Dengan mengingat sifat-sifat Allah, kita akan semakin sadar betapa sebenarnya Allah terus mengawasi dan selalu berada dekat dengan kita.

8. Mandi Dengan Air Dingin

Hadits larangan marah sebaiknya kita camkan dengan sebaik-baiknya. Cara lain yang bisa membantu untuk meredakan amarah yakni dengan mandi. Ketika kita menyiramkan air ke badan bentuk rasa sejuk akan kita rasakan sehingga rasa marah juga akan ikut luntur.

9. Tersenyum

Cara ampuh untuk meredakan amarah berikutnya yakni tersenyum. Saat kita menghadapi sesuatu yang membuat perasaan bergemuruh cobalah untuk tetap tersenyum. Di dalam hati memang perasaan begitu meledak-ledak namun tersenyum sudah terbukti mampu mengurangi emosi yang ada sediakan lebih mudah untuk meredakan amarah.

10. Membaca Buku Atau Cerita Lucu

Tips berikutnya yang bisa anda lakukan agar lebih sabar adalah dengan membaca buku atau cerita lucu. Ketika sedang marah dengan mendengar, melihat, atau membaca sesuatu yang lucu tentu perasaan akan lebih tenang dan bahagia.

Sebagai Muslim kita memang sudah seharusnya memahami dengan sungguh-sungguh hadits larangan marah yang dan dampak buruknya bagi tubuh perlu kita ketahui telah disampaikan oleh Rasulullah. Semoga kita terhindar dari sifat pemarah dan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang bersabar.

admin Abu Arsy al-Indunisy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!